Dosen Prodi Sendratasik FBS UPMI Jadi Narasumber dan Pengajar Tamu di University of the Arts Singapura

You are currently viewing Dosen Prodi Sendratasik FBS UPMI Jadi Narasumber dan Pengajar Tamu di University of the Arts Singapura

Denpasar, Desember 2025 — Dosen Program Studi Pendidikan Seni Drama, Tari, dan Musik (Sendratasik) Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali, Dr. I Gusti Made Darma Putra, S.Sn., M.Sn. diundang untuk berpartisipasi oleh LASALLE College of the Arts, University of the Arts Singapore dalam kegiatan 2nd Bali Festival of Performing Arts 2025 yang berlangsung pada 24 November – 6 Desember 2025.

Melalui surat yang ditandatangani oleh Melissa Quek, Kepala School of Dance & Theatre, Fakultas Seni Pertunjukan LASALLE, Dr. Darma Putra diminta untuk hadir sebagai narasumber dan pengajar tamu dalam program akademik dan pertunjukan yang berfokus pada pengenalan serta pengembangan seni dan budaya Bali. Festival tersebut mengusung tema “The Contemporary in the Traditional”, dengan rangkaian kegiatan pertunjukan utama pada 5–6 Desember 2025.

Pihak LASALLE juga menyampaikan bahwa seluruh kebutuhan perjalanan dan akomodasi akan difasilitasi selama masa residensi akademik. Undangan tersebut menjadi bentuk pengakuan terhadap kompetensi akademik dan kontribusi Dr. Darma Putra dalam bidang seni pertunjukan dan budaya Bali.

Dekan Fakultas Bahasa dan Seni, Dr. I Made Sujaya, S.S., M.Hum.,  menyampaikan apresiasi atas capaian ini.

“Undangan dari LASALLE College of the Arts merupakan kehormatan bagi institusi kami. Partisipasi Dr. I Gusti Made Darma Putra tidak hanya mencerminkan kualitas akademisi yang kami miliki, tetapi juga menjadi kontribusi nyata dalam memperkuat diplomasi budaya melalui bidang seni. Fakultas Bahasa dan Seni akan mendukung penuh keikutsertaan beliau dalam festival tersebut, ujar Dr. Sujaya.

Fakultas berharap bahwa kolaborasi ini akan meningkatkan hubungan akademik antara institusi pendidikan seni di Indonesia dan Singapura, serta memperluas ruang dialog budaya di tingkat internasional.