Tugas Akhir Berbasis Proyek? Mahasiswa Ini Ubah Tantangan Jadi Inovasi!

You are currently viewing Tugas Akhir Berbasis Proyek? Mahasiswa Ini Ubah Tantangan Jadi Inovasi!

Hari ini, Senin, 30 Juni 2025, pertanyaan itu terjawab. UPMI Bali, kampus yang awalnya bernama IKIP PGRI Bali, membuat terobosan memberikan keleluasaan mahasiswanya memilih bentuk tugas akhir. Seperti diamanatkan Permendikbudristek No. 53/2023, tugas akhir (TA) program sarjana dapat berupa skripsi, proyek, prototipe atau bentuk lain. Dua mahasiswa Prodi PBID, FBS, UPMI Bali dinyatakan lulus tanpa skripsi. Mereka memilih jalur TA proyek inovatif karya sastra/jurnalistik. Seorang mahasiswa, Kadek Windari, menulis buku kumpulan cerpen. Seorang lagi, I Wayan Dede Putra Wiguna menulis buku kumpulan berita kisah atau karya jurnalisme sastrawi (feature).

Seperti halnya skripsi, kedua mahasiswa ini juga melakukan “riset”. Namun, hasil “risetnya” dituangkan ke dalam karya kreatif cerpen dan berita kisah. Untuk memastikan karya mereka layak, proses pembimbingan dan ujian tak hanya melibatkan dosen, melainkan juga praktisi, yakni sastrawan sekaligus wartawan senior, Gde Aryantha Soethama. Selain menghasilkan buku, mereka juga menulis laporan tugas akhir yang menguraikan deskripsi karya, proses kreatif, dan rencana kreatif selanjutnya.

Pilihan jalur TA proyek inovatif karya sastra/jurnalistik membuat kedua mahasiswa yang aktif dalam kegiatan jurnalistik kampus dan memenangi sejumlah lomba ini tak hanya lulus sebagai sarjana pendidikan atau calon guru. Namun, yang istimewa, mereka juga memiliki buku karya sendiri. Keduanya tak hanya menjadi calon guru yang kompeten dalam mengajar, tapi juga cakap menulis karya kreatif dan inovatif sastra serta jurnalistik.