Dekan Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali, Dr. I Made Sujaya, S.S., M.Hum. menerima kunjungan Dekan Fakultas Musik dan Seni Persembahan (FMSP), Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia, Prof. Madya Dr. Muhammad Fazli Taib bin Saearani, Selasa, 29 Juli 2025. Dalam kunjungan ini dijajaki kemungkinan kerja sama antara kedua perguruan tinggi, khususnya dalam bidang ilmu pendidikan seni. Namun, terbuka juga kemungkinan bekerja sama dalam bidang ilmu pendidikan bahasa maupun bidang ilmu lainnya.
Muhammad Fazli Taib mengatakan kunjungannya ke Bali sebagai upaya mengenalkan kampus UPSI sekaligus membuka peluang kerja sama di antara kedua perguruan tinggi dari negara serumpun. “Selama ini kami sudah bekerja sama dengan sejumlah kampus di Jawa dan Sumatera, tetapi belum ada dari Bali. Kami tertarik bekerja sama dengan kampus pendidikan di Bali karena mahasiswa kami tertarik dengan tari Bali,” kata Fazli.

Peluang kerja sama tidak saja dalam bidang pengajaran, melainkan juga dalam penelitian maupun publikasi bersama. “Kami, dosen-dosen di Malaysia, juga memiliki kewajiban untuk publikasi di jurnal terindeks Scopus dan MyCite. MyCite itu pengindeks resmi Kementerian Pengajian Malaysia, sejenis Sinta di Indonesia,” ungkap Fazli.
Fazli juga menerangkan berbagai program yang dimiliki UPSI Malaysia yang bisa dilaksanakan secara kolaboratif dengan UPMI Bali. Program-program itu antara lain mobiling outbound, visiting lecture, pertukaran mahasiswa dan dosen, seminar internasional bersama hingga pengembangan edutourism.
“Di UPSI juga ada Fakultas Bahasa dan Komunikasi. Karena FBS UPMI ini meliputi bidang ilmu pendidikan seni dan bahasa, kami bisa bantu untuk membuka kerja sama dengan Fakultas Bahasa dan Komunikasi UPSI. Demikian juga bidang-bidang ilmu lain, seperti humaniora, teknologi, vokasi dan lainnya. UPSI sangat terbuka untuk peluang kerja sama yang baik,” imbuh Fazli.
Dekan FBS UPMI Bali, I Made Sujaya menyambut baik kunjungan Dekan FMSP UPSI Malaysia. Menurut Sujaya, UPMI Bali, khususnya FBS, sangat terbuka bekerja sama atau berkolaborasi untuk tumbuh bersama, saling menguatkan satu sama lain. Sebagai negara serumpun, Indonesia dan Malaysia memiliki banyak celah terbuka untuk diisi dengan kerja sama.
Menurut Sujaya, peluang kolaborasi yang paling memungkinkan dalam waktu dekat antara lain seminar internasional bersama maupun visiting lecture. “Ini dua program yang memang sedang kami rancang di FBS dalam waktu dekat. Kami berharap UPSI Malaysia bisa kami ajak berkolaborasi mewujudkan program tersebut,” kata Sujaya.
Kepala Urusan Internasional UPMI Bali yang juga Wakil Dekan FBS, Dr. Ni Luh Gede Liswahyuningsih, S.S., M.Hum., juga mengapresiasi kunjungan serta kesediaan UPSI Malaysia untuk membuka peluang kerja sama dengan UPMI Bali. “Kami di UPMI kini memang tengah terus menjalin kerja sama dengan berbagai pihak di luar negeri. Pada April lalu, kami juga bekerja sama dengan Uzbekistan State World Languages University dan menggelar kegiatan seminar ‘The Heart of The Silk Road: Exploring Uzbek Culture Through Traditions, Music, and Hospitality’” kata Liswahyuningsih.


