AMI Jadi Cermin Peningkatan Mutu Program StudiEvaluasi bukan sekadar mencari kekurangan, tetapi menjadi langkah untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pendidikan.Pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) menjadi bagian penting dalam memastikan proses pendidikan berjalan sesuai standar sekaligus mendorong perbaikan secara berkelanjutan.


Berdasarkan hasil AMI yang ditampilkan, terdapat 13 program studi yang memiliki jumlah temuan berbeda. Temuan tersebut merupakan akumulasi dari KTS Mayor, KTS Minor, dan Observasi, kemudian disusun dari jumlah temuan paling sedikit hingga paling banyak.Program Studi S1 Pendidikan Seni Rupa (FBS) tercatat memiliki 17 temuan, Profesi Pendidikan Guru (FBS) 37 temuan, S1 Pendidikan Matematika (FST) 39 temuan, S1 Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah (FBS) 44 temuan, S2 Pendidikan Bahasa Indonesia (FBS) 45 temuan, S1 Pendidikan Biologi (FST) 46 temuan, S1 Pendidikan Bahasa Bali (FBS) 49 temuan, S1 Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (FST) 53 temuan, S1 Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (FBS) 64 temuan, S1 Sistem Informasi (FST) 75 temuan, S1 Pendidikan Ekonomi (FIS) 80 temuan, S1 Pendidikan Sejarah (FIS) 90 temuan, S1 Bimbingan dan Konseling (FIS) 91 temuan.


Namun, angka tersebut bukanlah ukuran sederhana tentang baik atau buruknya sebuah program studi. Setiap temuan menjadi informasi penting untuk ditindaklanjuti dan diperbaiki sesuai konteks masing-masing program studi.Melalui AMI, budaya evaluasi diharapkan semakin kuat, temuan menjadi bahan perbaikan, perbaikan menjadi kebiasaan, dan kebiasaan melahirkan mutu yang lebih baik.🌱 Mutu hari ini, masa depan yang lebih baik.

